
Cangkang kelapa sawit bisa diolah menjadi bahan pembuatan biobriket. Semakin meningkatnya populasi manusia, penggunaan energi semakin besar. Cangkang atau tempurung kelapa sawit jadi alternatif sumber energi terbarukan untuk memenuhi kebutuhan tersebut.
Tempurung kelapa sawit adalah limbah biomassa yang dapat dikonversi menjadi berbagai macam produk siap pakai. Salah satunya adalah menjadi biobriket atau briket melalui proses konversi. Berikut tahapan dari limbah menjadi produk siap pakai.
Kelebihan Cangkang Kelapa Sawit bisa Diolah Menjadi Bahan Pembuatan Biobriket
Biomassa berupa cangkang kelapa sawit bisa diolah menjadi bahan untuk membuat briket arang atau biobriket. Briket arang bermanfaat dalam sistem pembakaran baik pada kebutuhan sehari-hari manusia maupun industri karena kelebihannya sebagai berikut:

- Ketersediaan Melimpah
Kelebihan cangkang kelapa sawit bisa diolah menjadi bahan pembuatan briket adalah karena ketersediaannya melimpah. Indonesia merupakan salah satu Negara penghasil kelapa sawit dengan produksi lebih dari 50 ton per tahun (data tahun 2021).
Sementara itu hasil limbah sisa industri berupa tempurung sesuai data tahun 2020 adalah sebanyak lebih dari 7 ton. Ini merupakan potensi menjanjikan bagi pemanfaatannya sebagai briket.
- Ukurannya Seragam
Selain jumlahnya melimpah, tempurung kelapa sawit sangat ideal untuk pembuatan biobriket karena memiliki keseragaman ukuran. Pada proses pengolahannya lebih mudah dalam penyortiran.
Proses distribusi dari lahan perkebunan, atau lokasi pabrik juga lebih mudah. Pengangkutannya tidak membutuhkan peralatan khusus, bisa menggunakan truk pengangkut hasil panen sawit ke lokasi pengolahannya.
- Penanganan Mudah
Cangkang kelapa sawit bisa diolah menjadi bahan pembuatan briket karena penanganannya mudah, tanpa perlakuan khusus. Sangat efisien dari segi biasa, tenaga serta waktu penanganan sehingga cocok untuk industri skala besar.

- Penghancuran Mudah
Proses penghancurannya menjadi serbuk sangat mudah, ini merupakan salah satu prinsip biomassa ideal untuk briket. Nantinya saat masuk pada proses pemampatan menjadi ukuran serta bentuk seragam juga tidak kalah mudah.
- Kadar Air Rendah
Memiliki kadar air yang rendah, sehingga aktivitas biologisnya terbatas. Tidak langsung membusuk saat berada di penampungan, dan langsung bisa masuk tahap pengolahan lanjutan menjadi arang.
- Diversifikasi Campuran Bahan Bakar
Cangkang kelapa sawit bisa diolah menjadi bahan pembuatan briket dan dikombinasikan dengan berbagai biomassa lainnya. Misalnya serabut kelapa, serpihan kayu, jerami, dan bahan organik lainnya.
Tahapan Cangkang Kelapa Sawit Bisa Diolah Menjadi Bahan Pembuatan Biobriket
Kemudahan dalam pengolahan material biomassa ini juga menjadi salah satu keunggulan mengapa kemudian banyak dikembangkan menjadi briket. Proses pengolahannya melalui beberapa tahapan berikut ini:
- Pengeringan
Tahapan pengolahan yang pertama adalah proses pengeringan alami memanfaatkan panas sinar matahari. Tujuannya untuk mengurangi kadar air, menghindari kontaminasi bahan saat proses pengolahan lanjutan, serta mempermudah pengangkutan.
- Pengarangan (Karbonisasi)
Proses ini melibatkan variasi waktu oksidasi parsial cangkang, berkisar antara 30 sampai 60 menit dengan kecepatan udara 1 m/s, 2 m/s, 3 m/s, 4 m/s, dan 5 m/s. Ada juga proses pirolisis yaitu menggunakan temperatur tertentu baik dengan tambahan oksigen maupun tidak.
- Penghancuran Arang
Setelah karbonisasi menghasilkan arang (charcoal), tahap lanjutannya adalah penghancuran menjadi serbuk. Proses pada pabrik biasanya menggunakan alat khusus untuk penghancuran yang bekerja cepat.
- Penyaringan Serbuk dan Pencampuran Perekat
Proses ini bertujuan untuk menyaring serbuk arang halus dari yang kasar. Pada tahapan selanjutnya diperlukan arang dengan ukuran seragam. Tahap selanjutnya adalah pencampuran dengan perekat seperti kanji atau oli bekas.
- Pencetakan
Cangkang kelapa sawit bisa diolah menjadi bahan pembuatan briket setelah melalui tahap pencetakan. Hasil pada tahap keempat selanjutnya akan masuk pada alat pencetak dengan ukuran serta bentuk seragam.
- Pengeringan
Setelah tercetak menjadi bentuk sesuai standar pabrik, atau sesuai keinginan produsen, tahap selanjutnya adalah pengeringan menggunakan oven. Alat ini lebih efektif dan efisien untuk pengeringan dalam skala besar dengan keamanan tinggi.
Dilanjutkan dengan tahap analisis kualitas seperti pengecekan kadar air, evaluasi nilai kalori, kekuatan tekan dan variabel lainnya. Setelah sesuai dengan standar kualitas yang diharapkan, baru kemudian dikemas dan disimpan.
Pada industri besar, briket ini dapat memenuhi kebutuhan sumber energi sendiri. Ada juga yang memang fokus berbisnis untuk memenuhi skala ekspor. Ini merupakan keuntungan cangkang kelapa sawit bisa diolah menjadi bahan pembuatan biobriket.
Jika Anda membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai Wood Pellet, Anda bisa mengaksesnya di website https://jualwoodpellet.com/. Anda juga bisa klik link WhatsApp https://wa.me/6281212333590 (Maria) untuk keperluan wood pellet biomassa dan link WhatsApp https://wa.me/6281929391980 (Mala) untuk keperluan alas kandang hewan.