pelet kayu bahan bakar

Tahukah Anda bahwa pelet kayu bahan bakar bisa dijadikan sebagai bahan alternatif untuk menggantikan gas. Pelet kayu atau wood pellet ini bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga hingga industri perusahaan. 

Umumnya, untuk kebutuhan rumah tangga, pelet kayu dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif untuk menggantikan gas LPG atau sebagai penghangat ruangan. Pelet kayu ini juga dapat Anda gunakan sebagai bahan alternatif batu bara. 

wood pellet

Apa itu Pelet Kayu dan Manfaatnya?

Indonesia memiliki sumber energi batu bara yang cukup melimpah. Akan tetapi, karena termasuk energi yang tidak terbarukan, pemanfaatan batu bara haruslah dikelola dengan bijak sambil memperhatikan kelestarian lingkungan. 

Nah, untuk menggantikan batu bara, terdapat sebuah inovasi yang muncul yaitu dengan membuat pelet kayu yang termasuk energi terbarukan sebagai bahan alternatif pengganti batu bara. 

Wood pellet ini adalah jenis bahan bakar yang bersifat ramah lingkungan dan bentuknya mirip seperti briket kayu. Akan tetapi, ukuran dan bahan perekat keduanya berbeda. 

Pelet ini terbuat dari serbuk limbah kayu yang dipadatkan sehingga membentuk silinder. Di luar negeri yang mengalami musim dingin seperti Eropa, pelet kayu bahan bakar digunakan untuk pemanas ruangan atau untuk keperluan memasak. 

Sebagai bahan bakar alternatif, harga pelet kayu per kg terbilang terjangkau. Selain itu, pelet kayu mempunyai beberapa manfaat seperti pembangkit tenaga listrik hingga bahan pembakaran boiler atau ketel uap.  

Keunggulan Pelet Kayu Bahan Bakar

Pelet kayu mirip sifatnya seperti kayu bakar. Jika Anda tidak sedang menggunakannya, maka perlu dipadamkan terlebih dahulu. Baru setelah dibutuhkan, Anda bisa menghidupkannya kembali. 

Kompor pelet kayu adalah kompor yang digunakan untuk kebutuhan rumah tangga di mana pelet disatukan menjadi satu paket bersama kompor. Bahan bakar alternatif ini juga tidak menambah emisi CO2 ke atmosfer sehingga ramah lingkungan.

Berikut adalah beberapa keunggulan menggunakan pelet kayu terutama untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga Anda:

  1. Hemat biaya. Apabila biasanya Anda menggunakan gas LPG untuk keperluan memasak, maka Anda bisa beralih menggunakan pelet kayu sebagai bahan bakar yang lebih terjangkau
  2. Nyaman. Penggunaan pelet kayu termasuk nyaman karena tidak terdapat asap yang mengganggu pernapasan
  3. Hemat kayu. Wood Pellet membuat penggunaan kayu bakar menjadi lebih sedikit pemakaiannya di rumah
  4. Ramah lingkungan. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, pelet kayu bisa mengurangi emisi CO2. Hal itu karena pelet kayu terbuat dari pepohonan yang lebih banyak menyerap CO2 daripada membuangnya

Setelah mengetahui keunggulan wood pellet di atas, pelet kayu dapat bersaing dengan bahan bakar lainnya seperti batu bara, gas, hingga kayu bakar. 

Proses Pembuatan Pelet Kayu

Cara membuat pelet kayu perlu melalui beberapa tahap hingga siap diedarkan dan dijual ke khalayak umum. Tahap-tahapan tersebut terdiri dari chipping, screening, drying, milling, compressing, dan cooling. 

Pertama, chipping adalah proses pemotongan atau pemecahan kayu. Screening menyaring bahan-bahan yang tidak diperlukan selama proses pembuatan wood pellet. Kemudian, serpihan kayu dikeringkan pada tahap drying. 

Milling adalah proses penggilingan serpihan kayu yang telah kering sampai sehalus serbuk gergaji. Setelah itu, compressing memasukkan serbuk gergaji ke dalam alat penggilingan dengan tekanan tinggi. Tahap terakhir yaitu cooling berupa proses pendinginan dan siap dikemas. 

Penutup 

Pelet kayu bahan bakar bisa mulai Anda pertimbangkan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga seperti memasak misalnya. Anda bisa membeli pelet kayu ini baik di toko offline maupun online.

Jika Anda membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai wood pellet baik sebagai bahan bakar biomassa maupun alas kandang hewan, Anda bisa mengaksesnya di website kami. Anda juga bisa klik link WhatsApp Maria untuk keperluan wood pellet biomassa dan link WhatsApp Mala untuk keperluan alas kandang hewan.