Bahan bakar alam wood pellet merupakan salah satu alternatif pengganti minyak bumi dan batu baru yang mampu membantu pelestarian alam. Dengan penggunaan produk energi terbarukan ini, bisa mengurangi ekploitasi alam untuk mendapatkan sumber energi.
Wood pellet merupakan limbah kayu yang diolah menjadi serbuk kayu, kemudian dipadatkan dan dicetak ke bentuk silinder berbagai ukuran. Produk ini kemudian digunakan untuk menjadi energi biomassa dalam berbagai bidang kehidupan manusia.
Keunggulan Bahan Bakar Alam Wood Pellet
Wood pellet merupakan energi dari alam, untuk masa depan yang berkelanjutan. Karena pengolahannya mengandalkan sisa produksi yaitu limbah kayu, artinya memanfaatkan limbah yang seharusnya dibuang menjadi energi.
Dengan demikian, bisa mengurangi sampah sehingga menjadi penyokong masa depan berkelanjutan. Wood pellet sebagai alternatif energi terbarukan memiliki beberapa keunggulan, seperti mudah diperbaharui.
Bahan bakar alam wood pellet murni terbuat dari material alami yang ramah lingkungan. Materialnya berasal limbah kayu yang didapatkan dari beberapa sumber, misalnya pabrik kayu potong atau tempat pembuatan furniture.
Pohon-pohon yang menjadi material pembuatannya bisa ditanam kembali, sehingga wood pellet termasuk sumber energi dapat diperbaharui dalam waktu lebih singkat dibandingkan minyak bumi atau batu bara.
Keunggulan lainnya adalah bahan baku pembuatannya melimpah di alam dan mudah ditemukan. Bisa didapatkan dari berbagai sumber, misalnya pabrik-pabrik pengolahan kayu, produsen pembuat furniture, dan perusahaan perkayuan lainnya. Bahan bakunya juga bisa dikatakan murah sehingga biaya pengolahannya bisa lebih rendah dibandingkan jenis bahan bakar lainnya.
Tambahan lagi, wood pellet memiliki nilai kalori tinggi dengan harga relatif lebih murah sehingga biaya penggunaannya juga lebih kecil dibandingkan minyak bumi maupun batu bara. Penggunaan wood pellet akan sangat membantu efisiensi energi, baik untuk pengguna rumah tangga maupun industri.
5 Pemanfaatan Bahan Bakar Alam Wood Pellet
Saat ini wood pellet semakin banyak digunakan di berbagai sektor industri maupun rumah tangga. Sebagai contoh dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik, industri minyak atsiri, industri makanan, pembuatan teh, sampai pembuatan kaca dan keramik.
Negara-negara asing seperti Jepang, Inggris, dan berbagai negara 4 musim lainnya di Asia, Eropa, maupun Amerika, sudah mulai menggunakan wood pellet sebagai sumber energi. Pemanfaatan wood pellet di antaranya sebagai:
1. Sumber Pembangkit Listrik Alternatif
Bahan bakar alam wood pellet merupakan salah satu produk alternatif yang dipakai dalam pembangkit tenaga listrik. Produk ini bisa digunakan sebagai bahan bakar dengan memanfaatkan turbin uap.
Diaplikasikan dengan cara dibakar sehingga bisa menghasilkan uap yang kemudian diubah menjadi tenaga listrik. Dengan adanya sumber energi alternatif ini, penggunaan bahan bakar fosil untuk pembangkit listrik dapat dikurangi sehingga memperbaiki kinerja lingkungan.
2. Pemanas Ruangan
Di negara dengan empat musim, wood pellet dipilih sebagai bahan bakar sistem pemanas ruangan di musim dingin. Dipakai menggunakan tungku kayu atau kompor pellet. Panas yang dihasilkan mampu memberikan kehangatan dalam ruangan ketika mesin dingin.
Penggunaan bahan dari kayu ini membantu pengurangan biaya energi serta mengurangi emisi karbon dioksida hasil pembakaran. Dengan demikian, mampu turut menjaga kelestarian lingkungan.
3. Pengganti Pasir Kucing
Bahan bakar alam satu ini bukan hanya dapat menjadi sumber energi, tapi dapat pula dimanfaatkan sebagai pengganti pasir kucing. Dengan menggunakan wood pellet bisa menggantikan pemakaian pasir alami ataupun pasir buatan untuk hewan peliharaan.
Selain lebih sehat juga biayanya lebih murah sehingga banyak digunakan di Indonesia maupun negara lainnya. Bukan hanya untuk kucing, tapi juga dapat dipakai sebagai pelapis lantai kandang hewan lainnya untuk kurangi bau.
4. Bahan Bakar Memasak
Pemanfaatan lainnya adalah digunakan untuk memasak dengan memanfaatkan mangkuk pellet. Penggunaannya seperti kayu bakar, tapi hasil apinya lebih stabil dan tidak banyak asap. Dapat dimanfaatkan sebagai alternatif pengganti gas LPG yang mulai langka di pasaran.
5. Pemanfaatan di Berbagai Industri
Banyak industri yang mulai mengganti sumber energinya dari bahan bakar fosil ke biomassa, karena dapat mengurangi banyak biaya produksi. Selain itu, limbahnya juga berkurang sehingga menurunkan biaya operasional pengolahan limbah.
Jenis industri yang menggunakan bahan bakar terbarukan ini di antaranya industri produksi pakan ternak, produksi gula, dan produksi kertas.
Penggunaan bahan bakar alam terbarukan wood pellet, bukan hanya dapat meringankan biaya produksi, tapi juga sebagai langkah mencintai lingkungan serta warisan masa depan berkelanjutan.