
Pelet kayu adalah energi terbarukan yang dapat dijadikan sebagai bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan. Cukup banyak orang yang menaruh minat pada pelet kayu untuk dimanfaatkan dalam kehidupan rumah tangga contohnya.
Bentukan pelet kayu mungkin cukup familiar seperti briket kayu. Hanya saja bahan perekat dan ukurannya berbeda. Nah, bagi Anda yang penasaran tentang pelet kayu, bahan wood pellet, dan manfaatnya bisa menyimak pembahasan berikut.
Pengertian Pelet Kayu Adalah?
Pelet kayu adalah bahan bakar alternatif yang berasal dari pengolahan limbah kayu menjadi serbuk yang dipadatkan sehingga membentuk silinder dengan ukuran relatif kecil.
Mengapa pelet kayu dianggap ramah lingkungan? Hal ini karena pelet kayu atau sebutannya wood pellet tidak menghasilkan asap dan mengurangi emisi CO2 yang mencemarkan udara.
Residu limbah dari hasil penggergajian kayu dan sejenisnya akan sayang sekali bila dibiarkan begitu saja. Maka dari itu, terpikirkan ide untuk mengolah limbah kayu tersebut menjadi barang yang berguna yaitu berupa bahan bakar pelet kayu.
Karena terbuat dari bahan-bahan alami, wood pellet ramah lingkungan ketika digunakan. Sehingga, pemanfaatannya tidak akan mencemari lingkungan dan alam yang sudah sewajarnya tetap terjaga.
Tidak hanya itu, harga pelet kayu per kg termasuk terjangkau sehingga banyak orang yang menyukai produk ini mulai dari skala rumah tangga hingga industri.
Jenis kayu untuk Wood Pellet
Pelet kayu dinilai sebagai produk yang berpotensi menguntungkan sebab dapat diekspor ke luar negeri sehingga pangsa pasarnya makin meluas. Pembuatan wood pellet atau pelet kayu membutuhkan jenis kayu tertentu.
Contoh kayu yang biasa digunakan untuk membuat wood pellet antara lain kaliandra merah, petai cina, sengon, dan lain sebagainya. Lalu, untuk jenis kayu yang paling baik untuk dipakai dalam pembuatan pelet kayu adalah kaliandra merah.
Pohon kaliandra merah bisa menghasilkan kalor tinggi ketika dibakar sehingga masyarakat sering memanfaatkannya sebagai kayu bakar. Selain menggunakan kaliandra, wood pellet juga dapat terbuat dari pohon turi.
Nilai kalor pohon turi hampir mencapai pohon kaliandra sehingga pohon ini dapat digunakan sebagai bahan baku pelet kayu.

Manfaat Pelet Kayu untuk Rumah Tangga
Sebagai bahan bakar alternatif, pemakaian pelet kayu untuk urusan rumah tangga mendatangkan beberapa manfaat. Berikut adalah beberapa manfaat pelet kayu untuk rumah tangga.
- Hemat biaya. Jika beralih menggunakan pelet kayu sebagai bahan bakar, otomatis biaya pengeluaran akan berkurang karena tidak perlu membeli gas LPG
- Ramah lingkungan. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, wood pellet memungkinkan untuk mengurangi emisi CO2 sehingga penggunaannya ramah lingkungan
- Sebagai bahan pembakaran boiler atau ketel uap. Apabila sebelumnya bahan bakar yang digunakan adalah batu bara, kini bisa mulai beralih dengan menggunakan pelet kayu
- Lebih praktis. Pemanfaatan bahan bakar pelet kayu cenderung lebih praktis karena ukurannya yang relatif kecil sehingga bisa digunakan untuk menyalakan pemanas ruangan dalam rumah
Selain itu, pelet kayu juga bisa bermanfaat untuk alas binatang peliharaan. Pelet kayu dapat menyerap cairan serta bau yang dihasilkan dari kandangan binatang, sehingga kebersihan kandang lebih terjaga.
Bagi Anda yang mempunyai peliharaan seperti kucing di rumah, juga bisa membeli wood pellet untuk kucing yang berfungsi menggantikan pasir kucing sebagai tempat buang air besar atau kecil.
Penutup
Jadi, pelet kayu adalah bahan bakar alternatif dengan berbagai manfaat yang menguntungkan. Bahan ini bagus karena ramah lingkungan sehingga pencemaran dapat diminimalisir. Selain itu, pelet kayu juga lebih hemat biaya digunakan.
Jika Anda membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai wood pellet baik sebagai bahan bakar biomassa maupun alas kandang hewan, Anda bisa mengaksesnya di website kami. Anda juga bisa klik link WhatsApp Maria untuk keperluan wood pellet biomassa dan link WhatsApp Mala untuk keperluan alas kandang hewan.